Langsung ke isi
TuristahRuang belajar, bertumbuh, dan berkreasi bersama

Selamat datang di

Turistah

Ruang belajar, bertumbuh, dan berkreasi bersama

Di sini belajar diperlakukan seperti merawat tanaman: disemai dengan rasa ingin tahu, disiram dengan latihan, lalu dipanen sebagai karya yang bisa dibagikan.

Ruang di Turistah

Pilih ruang, lalu mulai

Setiap ruang berdiri sendiri dan bisa langsung dipakai tanpa mendaftar. Ruang Belajar Biologi menyimpan materi kuliah, animasi, dan LKPD yang bisa dibaca pelan-pelan. Tumbuhan di halaman, satwa di perjalanan, atau mikroba di bawah mikroskop bisa kamu cari di sini lewat nama daerah, nama ilmiah, atau cukup sebuah foto, bahkan langsung dari kamera. Kebun Belajar, Dunia Satwa, dan Kenalan Sama Mikroba akan membantu mengenalinya, satu per satu. Ruang Simulasi memberi tempat untuk mencoba tanpa takut salah, dan Eksplorasi Virtual mengajak menyusuri hutan, laut, dan dunia mikroskopis dari layar. Jendela Pustaka menceritakan ulang sains sehari-hari dari jurnal, sementara Pojok Literasi membantu mencari artikel, mengenali jurnal incaran, dan menemukan jurnal yang cocok untuk naskahmu. Mading Informasi menempelkan peluang beasiswa serta hibah penelitian dan pengabdian, langsung dari laman resminya. Ruang Kreasi masih disemai, menunggu waktunya tumbuh.

Ilmu pengetahuan tumbuh seperti tanaman: butuh waktu, perawatan, dan lingkungan yang tepat untuk berkembang.

Tiga hal yang kami rawat

Dari biji, menjadi tunas, lalu berbunga

Setiap ruang di Turistah dibangun di atas tiga kegiatan yang saling menyambung.

  • Belajar

    Menyemai rasa ingin tahu lewat materi yang runtut, gambar, animasi, dan pertanyaan yang memancing berpikir.

  • Bertumbuh

    Berlatih sedikit demi sedikit lewat kuis, lembar kerja, dan catatan kemajuan, sesuai irama masing-masing.

  • Berkreasi

    Mengubah yang dipelajari menjadi karya: proyek, hasil pengamatan, dan gagasan yang layak dibagikan.

Dan semuanya dilakukan bersama, karena kebun yang baik tidak pernah dirawat sendirian.

Makna nama

Delapan huruf, delapan cara merawat ilmu

Turistah dibaca seperti nama, tetapi setiap hurufnya menyimpan satu kebiasaan yang ingin ditumbuhkan di ruang ini.

  1. Tumbuh

    Setiap orang punya musimnya sendiri untuk berkembang.

  2. Ulik

    Rasa ingin tahu adalah awal dari setiap pelajaran.

  3. Rangkai

    Gagasan kecil dirangkai sampai menjadi karya.

  4. Inspirasi

    Saling menyalakan semangat, bukan saling mendahului.

  5. Sinergi

    Belajar sampai lebih jauh ketika dilakukan bersama.

  6. Telaah

    Memahami dengan cermat, bukan sekadar menghafal.

  7. Asah

    Kemampuan dilatih sedikit demi sedikit, terus-menerus.

  8. Hasilkan

    Ilmu menjadi nyata ketika dibagikan sebagai karya.

Tumbuh, Ulik, Rangkai, Inspirasi, Sinergi, Telaah, Asah, Hasilkan.

Tentang

Belum selesai belajar, dan memang tidak akan

Turistah dirawat oleh Dora Dayu Rahma Turista, seseorang yang masih terus perlu belajar.

Semakin banyak yang dipelajari, semakin terlihat betapa luas yang belum dipahami. Itu tidak perlu ditakuti. Justru di situlah serunya: selalu ada yang bisa ditanyakan, dicoba, lalu diperbaiki lagi esok hari.

Turistah adalah catatan belajar yang sengaja dibiarkan terbuka. Siapa pun yang sedang ingin tahu boleh singgah, mengambil yang berguna, dan ikut bertumbuh, pada usia berapa pun dan dari titik mana pun.